Kunjungan silaturahmi Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si. ke Perpustakaan Nasional RI menjadi momentum reflektif atas makna perpustakaan sebagai rumah peradaban. Dalam audiensi yang turut dihadiri oleh Kepala Perpusnas RI Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D dan para pejabat utama, terbangun pemahaman bahwa kemajuan peradaban tidak tumbuh dari hiruk pikuk teknologi semata melainkan dari ruang-ruang hening yang memungkinkan manusia menata nalar dan nuraninya.Perpustakaan hadir bukan sekadar tumpukan buku, melainkan taman pengetahuan tempat manusia menempa budi pekerti melalui literasi yang hidup dan membebaskan.
Ketua STIK menegaskan bahwa perpustakaan adalah simbol perjuangan sunyi dalam membentuk karakter polisi masa depan yang berjiwa merdeka dan berpikir merdeka. Sejalan dengan Nilai-Nilai Paideia sebagaimana dikemukakan oleh filsuf Platon yakni pendidikan sebagai perjalanan jiwa menuju Kebajikan STIK mendorong literasi sebagai bagian integral dari pembentukan identitas akademik dan integritas personel Polri.
Kunjungan ini juga menjadi langkah konkret STIK dalam memperkuat kerja sama kelembagaan dengan Perpusnas RI untuk mengembangkan Perpustakaan STIK sebagai pusat literasi unggulan yang akuntabel dan terstandar nasional. Kerja sama ini bukan hanya bertujuan membangun infrastruktur fisik tetapi membangkitkan semangat literasi sebagai habitus institusi kepolisian. Literasi sebagai aktivitas administratif tetapi sebagai jiwa dari proses pembelajaran kepolisian yang berbasis Ilmu Pengetahuan dan Kepekaan Moral.
Melalui sinergi ini STIK Lemdiklat Polri menempatkan dirinya sebagai pusat kajian kepolisian yang tidak hanya menghasilkan lulusan profesional, tetapi juga pribadi intelektual yang kritis dan humanis. Semangat literasi dipahami sebagai jalan sunyi menuju kebijaksanaan, dan perpustakaan sebagai dermaga tempat seluruh insan akademik Polri berlabuh, berhenti sejenak dari derasnya informasi untuk menakar makna, menumbuhkan kebijaksanaan, serta menjaga nyala peradaban melalui akal budi dan Integritas.

