KARAKTER YANG KUAT MELAHIRKAN PEMIMPIN YANG HEBAT

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah deklarasi moral yang menegaskan komitmen mahasiswa untuk hidup sesuai dengan nilai dasar Polri Tribrata, Catur Prasetya, dan Tata Tentrem Kerta Raharja , sebagai pedoman perilaku dalam seluruh aspek pendidikan dan pengabdian. Proses pembentukan karakter di STIK diarahkan untuk menghasilkan perwira yang tidak hanya cerdas secara Akademik tetapi juga kuat secara etis dan bermartabat secara Profesional

Dalam perspektif Teori Habitus Pierre Bourdieu pembentukan karakter Mahasiswa Polri merupakan hasil interaksi antara Habitus keluarga, Habitus institusional, dan Habitus sosial. STIK Lemdiklat Polri sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi Polri berperan sebagai “Habitus Institusional” yang menanamkan Nilai-nilai Kedisiplinan, Nilai-nilai moral serta kemampuan reflektif dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai dasar seperti Tata Tentrem Kerta Raharja menuntun mahasiswa untuk menciptakan keteraturan (tata), menghadirkan ketenangan publik (tentrem), dan mewujudkan kesejahteraan sosial (kerta raharja) sebagai esensi peran Bhayangkara dalam masyarakat. Kolaborasi habitus inilah yang membentuk Kualitas Moral Mahasiswa sebagai calon pemimpin Polri masa depan.

Sebagai perwira, mahasiswa STIK wajib menginternalisasi empat nilai terpuji yang menjadi Core Value kepribadian Bhayangkara Cendekia yakni Honesty, Integrity, Honor dan Dignity. Pakta Integritas meneguhkan kembali komitmen STIK Lemdiklat Polri untuk membangun lulusan yang Unggul, Mahir, Terpuji, Patuh hukum dan Modern.

Mahasiswa STIK dipersiapkan untuk membangun peradaban dan sebagai pemimpin yang berkarakter serta menjunjung tinggi Nilai Kemanusiaan, Kehormatan Profesi, dan kehormatan institusi.

#kapolri #polripresisi #polisiindonesia #listyosigitprabowo #lemdiklatpolri #chryshnandadwilaksana #literasilemdiklatpolri #kampusunggul #kampushijau #kampusintegritas #kampusmodern #KitaIndonesia #Jagaindonesiakita #divhumaspolri