olahraga bersama Dalam Rangka Dies Natalis Ke-80 STIK Lemdiklat Polri

olahraga bersama Dalam Rangka Dies Natalis Ke-80 STIK Lemdiklat Polri dirangkaikan dengan Peresmian Beberapa Fasilitas Kampus yang telah selesai dibangun dan direvitalisasi, yang dipimpin langsung oleh Ketua STIK Lemdiklat Polri. Kegiatan ini dihadiri oleh:

1. Ketua Angkatan Akpol 1991 (Komjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K, M.H) Beserta Perwakilan Angkatan 1991
2. Ketua Angkatan Akpol 1994 (Brigjen Pol M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.) Diwakilkan Oleh Brigjen Pol Tommy Aria Dwianto, S.I.K. Beserta Perwakilan Angkatan 1994
3. Ketua Angkatan Akpol 2000 (Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.) Beserta Perwakilan Angkatan 2000
4. Ketua Bhayangkari Cabang 04 Stik Beserta Pengurus
5. Para Waket & Dir Stik Lemdiklat Polri
6. Para Pejabat Utama, Para Dosen Stik Lemdiklat Polri
7. Seluruh Personel STIK Lemdiklat Polri Baik Polri, Asn, Dan PHL
8. Serta Mahasiswa S-1, S-2 Dan S-3 STIK Lemdiklat Polri

Dies Natalis memiliki Esensi sebagai momentum refleksi. Kita melihat kembali perjalanan panjang STIK Selama delapan decade sekaligus menyiapkan langkah-langkah perbaikan dan pengembangan di masa yang akan datang. Selama delapan puluh tahun perjalanan tersebut, STIK telah melahirkan banyak Agen-agen Bhayangkara yang mengabdi di berbagai bidang tugas dan memberikan kontribusi bagi Organisasi, Masyarakat, Bangsa, dan Negara. Dies Natalis ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali habitus kebersamaan, budaya belajar, 4 budaya berbagi, dan budaya memberi kontribusi kepada institusi yang kita cintai bersama. Rangkaian kegiatan telah meresmikan Empat Fasilitas yang telah selesai dibangun direvitalisasi, sebagai berikut :
1. Gerbang Utama STIK (Kontribusi Alumni AKPOl 1994)
2. Lapangan Apel Bhara Daksa (Kontribusi Alumni AKPOL 1991)
3. Fasilitas Running Track Stadion STIK (Kontribusi Alumni AKPOL 2000)
4. Facade stadion STIK (Kontribusi Mahasiswa S-1 Angkatan ke83/WPS STIK)

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata STIK Lemdiklat Polri yang selalu memperkuat Kapital Sosial, Kapital Budaya dan Kapital Simbolik STIK sebagai rumah bersama bagi pengembangan Ilmu Kepolisian. Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara alumni dan almamater tidak berhenti setelah Pendidikan selesai, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap Generasi Penerus serta memperkuat Ekosistem Pendidikan yang bertumpu pada keseimbangan antara Logika, Etika, dan Rasa, sehingga STIK mampu terus melahirkan Insan Bhayangkara yang Cendekia, Bermoral, Profesional, Pembelajar, dan Memiliki Jiwa Juang dalam Pengabdiannya kepada Masyarakat, Bangsa, dan Negara.