PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU KEPOLISIAN (S-3)
  1. Program Studi Pascasarjana Doktor (S-3) merupakan jenjang pendidikan akademik yang ditempuh setelah pendidikan Program Strata Dua (S-2) atau sederajat.
  1. Mahasiswa program studi S-3 bersumber dari Pegawai Negeri pada Polri dan sumber umum yang memenuhi persyaratan, yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Ketua STIK.
SANKSI AKADEMIK
    Terhadap mahasiswa yang melakukan pelanggaran selama mengikuti pendidikan dan pembelajaran program studi doktor (S-3), dikenakan sanksi akademik berupa:
    1. Peringatan akademik
    2. Pemutusan studi (drop out).
  1. Sanksi berupa peringatan akademik, apabila mahasiswa:
    1. Melalaikan kewajiban administrasi untuk satu semester
    2. Pada pertengahan semester ke-2 tidak mencapai IPK 3,25
    3. Pada akhir semester ke-3 belum lulus ujian pra kualifikasi/komprehensif
    4. Pada akhir semester ke-4 belum melaksanakan seminar usulan penelitian
    5. Pada akhir semester ke-4 belum melaksanakan pra promosi/ujian naskah disertasi.
  1. Sanksi berupa pemutusan studi (drop out), apabila mahasiswa:
    1. Meninggal dunia atau sakit yang menyebabkan berhalangan tetap dari mengikuti pembelajaran
    2. Tidak mengikuti kegiatan proses belajar mengajar pada semester ke-1
    3. Tidak lulus ujian kualifikasi/komprehensif untuk kedua kali atau sampai batas akhir semester tiga belum melaksanakan ujian dimaksud
    4. Tidak lulus seminar atau sampai batas akhir semester ke-4 tidak melaksanakan seminar
    5. Pada akhir semester ke-6 belum melaksanakan SPPD
    6. Melakukan hal-hal yang bersifat pencemaran nama baik almamater STIK atau melanggar etika keilmuan (melakukan kecurangan akademik) dan melanggar pidana.
  1. Sanksi berupa pemutusan study (drop out) ditetapkan melalui sidang dewan pertimbangan akademik.
KELULUSAN & YUDISIUM
  1. Mahasiswa dinyatakan lulus dari pendidikan program studi doktor (S-3) STIK dengan ketentuan:
    1. Telah lulus semua mata kuliah, ujian prakualifikasi, seminar proposal penelitian, dan disertasi
    2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) >= 3,00.
  1. Mahasiswa yang telah memenuhi ketentuan kelulusan, dapat mengikuti yudisium dan wisuda.
  1. Yudisium dinyatakan dengan IPK, predikat, dan keterangan, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. IPK 3,00 sampai dengan 3,50, dengan predikat “MEMUASKAN”
    2. IPK 3,51 sampai dengan 3,75, dengan predikat “SANGAT MEMUASKAN”
    3. IPK 3,76 sampai dengan 4,00, dengan “CUMLAUDE (Pujian)”, dan keterangan tanpa nilai “C”.
  1. Untuk dapat mengikuti wisuda, promovendus atau kandidat doktor yang dinyatakan lulus:
    1. Harus segera menyerahkan naskah disertasi yang telah diperbaiki dan ditandatangani oleh Tim Promotor, serta di jilid tebal (hard cover) berwarna kuning
    2. Telah menyerahkan publikasi jurnal ilmiah, artikel, abstrak, dan lain-lain yang ditentukan.
  1. Promovendus atau kandidat doktor yang dinyatakan lulus dan terhitung 3 (tiga) bulan sejak kelulusan belum menyerahkan naskah disertasi yang telah dijilid, kelulusan promovendus atau kandidat doktor dapat dilakukan pembatalan.
    Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, mengikuti yudisium, dan wisuda, diberikan dan berhak menyandang gelar akademik Doktor Ilmu Kepolisian (Dr.).