PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU KEPOLISIAN (S-3)
  1. Program Studi Pascasarjana Doktor (S-3) merupakan jenjang pendidikan akademik yang ditempuh setelah pendidikan Program Strata Dua (S-2) atau sederajat.
  1. Mahasiswa program studi S-3 bersumber dari Pegawai Negeri pada Polri dan sumber umum yang memenuhi persyaratan, yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Ketua STIK.
PENILAIAN
    Ruang lingkup penilaian dalam pembelajaran program studi doktor (S-3), diberikan terhadap kegiatan:
    1. Perkuliahan
    2. Ujian prakualifikasi
    3. Seminar proposal penelitian
    4. Disertasi.
  1. Penilaian perkuliahan pada program studi doktor (S-3) berupa nilai akhir sebagai gabungan dari nilai UTS, nilai UAS, dan nilai penugasan yang diberikan selama semester berlangsung, dengan bobot tersendiri.
  1. Nilai akhir diberikan dalam bentuk huruf mutu berdasarkan skor mentah (raw score) menggunakan kisaran angka 0-100, yang dituangkan dalam tabel nilai yang memuat nilai huruf, bobot nilai, dan nilai angka.
  1. Perolehan nilai huruf di bawah “B+” pada semester I, semester II, dan/atau semester III, berakibat pada pengenaan sanksi akademik kepada mahasiswa berupa pemutusan studi.
  1. Terhadap mahasiswa yang akan memperbaiki nilai mata kuliah, dapat dilaksanakan pada semester percepatan (Bulan Juli - Agustus), atau pada semester berikutnya dengan menempuh kembali perkuliahan.
  1. Tabel nilai yang memuat nilai huruf, bobot nilai, dan nilai angka adalah sebagai berikut :
    1. Nilai Akhir (NA) merupakan gabungan dari nilai Ujian Tengah Semester (UTS) , Ujian Akhir Semester (UAS) dan semua tugas yang diberikan selama semester berlangsung, masing-masing dengan bobot sendiri-sendiri.
    2. Nilai akhir ini diberikan dalam bentuk huruf mutu berdasarkan skor mentah (raw score) menggunakan kisaran 0-100, dengan pedoman berikut:
    3. NILAI ANGKA NILAI HURUF BOBOT NILAI
      90-100 A 4,00
      85-89 A- 3,70
      80-84 B+ 3,30
      75-79 B 3,00

    4. Apabila mahasiswa memiliki nilai mata kuliah B-, maka mahasiswa mengikuti ujian ulang. Setelah disepakati oleh dosen penanggung jawab mata kuliah yang bersangkutan, ujian ulang dilaksanakan.
    5. Secara tertulis di kampus STIK ujian ulang selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari setelah diumumkannya nilai akhir semester.
    6. Terhadap mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian ulang, maka nilai yang diperoleh adalah setinggi-tingginya B (75-79) tetapi tidak boleh lebih tinggi daari nilai terendah mahasiswa yang mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
    7. Bagi mahasiswa yang mengikuti ujian ulang diberikan kesempatan ganya 1 (satu) kali untuk sebanyak-banyaknya 2 (dua) mata kuliah dan kepadanya tidak diberikan kesempatan mengikuti perbaikan.
  1. Penilaian ujian pra kualifikasi dinyatakan dengan status "lulus" atau "tidak lulus".
  1. Penilaian lulus atau tidak lulus ditentukan oleh rapat tim penguji dan hasilnya disampaikan secara langsung kepada mahasiswa, setelah pelaksanaan ujian berakhir.
  1. Dalam hal mahasiswa dinyatakan tidak lulus ujian pra kualifikasi, dapat diberikan kesempatan untuk ujian ulang.
  1. Penilaian seminar proposal penelitian diberikan dalam bentuk skor mentah (raw score) dengan kisaran 0-100, dan dituangkan dalam tabel yang memuat nilai huruf, bobot nilai, dan nilai angka.
  1. Penilaian seminar proposal penelitian diberikan oleh tim penguji, dengan mekanisme kegiatan sebagai berikut:
    1. Mengevaluasi materi/substansi seminar proposal penelitian yang diajukan mahasiswa
    2. Sebelum dilakukan seminar proposal penelitian, penguji telah memiliki penilaian bahwa naskah usulan penelitian tersebut layak/tidak layak sebagai cikal-bakal karya ilmiah tingkat doktor, dan telah dipastikan kesiapan untuk diimplementasikan
    3. Dalam pelaksanaan seminar proposal penelitian, tim penguji mengevaluasi pertanggungjawaban mahasiswa atas pertanyaan yang bersifat mengkritisi, maupun klarifikasi terhadap materi atau substansi usulan penelitian.
  1. Penilaian seminar proposal penelitian, diberikan kepada mahasiwa dengan mekanisme sebagai berikut:
    1. Mahasiswa dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai minimal 80
    2. Mahasiswa dinyatakan tidak lulus apabila memperoleh nilai di bawah 80
    3. Apabila dinyatakan tidak lulus, mahasiswa harus mengulang kembali usulan penelitian dengan kesempatan sebanyak 1 (satu) kali
    4. Apabila pada kesempatan mengulang, mahasiswa kembali dinyatakan tidak lulus, yang bersangkutan dikenakan sanksi pemutusan studi
    5. Rata-rata nilai seminar diubah menjadi Huruf Mutu (HM) sesuai pedoman.
  1. Mahasiswa yang telah lulus ujian kualifikasi dan komprehensif secara administratif berstatus kandidat doktor.
  1. Tabel pemuatan nilai huruf, bobot nilai, dan nilai angka sebagaimana dimaksud adalah
  2. NILAI ANGKA (NH) NILAI HURUF (NH) BOBOT (NH)
    55-59 C- 1,70
    60-64 C 2,00
    65-69 C+ 2,30
    70-74 B- 2,70
    75-79 B 3,00
    80-84 B+ 3,30
    85-89 A- 3,70
    90-100 A 4

  1. Penilaian disertasi diberikan terhadap kegiatan:
    1. Sidang Pra Promosi Doktor (SPPD)
    2. Sidang Promosi Doktor (SPD).
  1. Promovendus dapat menempuh sidang promosi doktor apabila telah lulus sidang pra promosi doktor.
  1. Penilaian terhadap sidang promosi doktor dan sidang pra promosi doktor, sebagai berikut:
    1. Lulus tanpa perbaikan, dan dapat menempuh sidang promosi doktor dalam waktu paling cepat 2 (dua) minggu setelah pelaksanaan ujian naskah disertasi
    2. Lulus dengan perbaikan minor, dan dapat menempuh sidang promosi doktor paling cepat 1 (satu) bulan setelah pelaksanaan ujian naskah disertasi
    3. Lulus dengan perbaikan mayor, dan dapat menempuh sidang promosi doktor paling cepat 3 (tiga) bulan setelah pelaksanaan ujian naskah disertasi
    4. Tidak lulus, dan harus memperbaiki serta mengulang ujian naskah disertasi paling cepat 6 (enam) bulan kemudian.
  1. Terhadap perbaikan dan pengulangan ujian naskah disertasi berlaku ketentuan sebagai berikut:
    1. Perbaikan disertasi harus mendapat persetujuan tertulis dari seluruh anggota tim penguji yang dibuktikan dengan tanda tangan anggota tim penguji pada lembar persetujuan
    2. Apabila hasil ujian naskah disertasi ulangan tetap dinyatakan tidak lulus, mahasiswa dinyatakan tidak lulus (drop out) dalam program doktor.
  1. Bobot nilai untuk SPPD dan SPD terdiri dari:
    1. 60% nilai dari tim promotor
    2. 40% nilai dari tim oponen ahli dan nilai dari representasi guru besar.
  1. Penilaian disertasi dengan rumus rata-rata nilai SPPD dengan SPD atau SPPD ditambah SPD, dibagi 2 (dua), dan hasilnya dikonversikan ke dalam nilai huruf mutu dan angka mutu berbentuk tabel.
  1. Tabel konvensi yang memuat nilai huruf mutu dan angka mutu adalah
  2. NILAI ANGKA (NH) NILAI HURUF (NH) BOBOT (NH)
    55-59 C- 1,70
    60-64 C 2,00
    65-69 C+ 2,30
    70-74 B- 2,70
    75-79 B 3,00
    80-84 B+ 3,30
    85-89 A- 3,70
    90-100 A 4