PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI SARJANA ILMU KEPOLISIAN (S-1)

Program Studi S-1 STIK merupakan program pendidikan yang lulusannya diarahkan pada penguasaan konsep, teori, dan disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau seni tertentu. Mahasiswa program studi S-1 bersumber dari Pegawai Negeri pada Polri yang memenuhi persyaratan, yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Ketua STIK.

KURIKULUM
  1. Kurikulum program studi sarjana (S-1) STIK, terdiri dari:
    1. Mata Kuliah Umum (MKU), yaitu kelompok mata kuliah yang ditujukan untuk mengembangkan aspek keilmuan dan pengetahuan mahasiswa sebagai individu dan warga masyarakat
    2. Mata Kuliah Penunjang (MKP), yaitu kelompok mata kuliah yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan keahlian pada bidang ilmu kepolisian terkait, dengan susunan pengelompokan yang terdiri dari:
      1. Kelompok Pengetahuan Hukum Kepolisian
      2. Kelompok Pengetahun Sosial
      3. Kelompok Pengetahuan Khas Kepolisian
      4. Kelompok Pengetahuan Bidang Administrasi / Manajemen
      5. Kelompok Pengetahuan Pendukung
    3. Latihan Prosedur Staf, yaitu pelatihan implementasi di bidang manajemen operasional dan pembinaan kepolisian di satuan kewilayahan setingkat Polres;
    4. Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu kegiatan pembekalan kepada mahasiswa dalam bentuk praktek materi perkuliahan di wilayah tertentu yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di kesatuan kepolisian wilayah;
    5. Seminar Sekolah, yaitu kegiatan presentasi yang diselenggarakan dengan mengundang narasumber sesuai dengan topik masalah yang diusung sebagai bentuk implementasi materi kuliah yang sudah diberikan kepada mahasiswa;
    6. Skripsi, yaitu tugas akhir yang ditujukan untuk melatih serta mengembangkan kemampuan mahasiswa program sarjana dalam menyusun karya ilmiah, sebagai muara dari keseluruhan pengalaman belajar yang didasarkan atas hasil penelitian lapangan, dengan metode penulisan yang sesuai dengan tata cara penulisan karya ilmiah.
  1. Penempatan mata kuliah pada tiap semester disesuaikan dengan tingkat kesulitannya.
  1. Mata Kuliah Dalam Bentuk Latihan Prosedur Staf, pengabdian kepada masyarakat, dan seminar sekolah, di tempatkan pada semester akhir dan mahasiswa tidak mengambil mata kuliah yang bersifat teori.
  1. Pengembangan kurikulum program studi sarjana (S-1) didasarkan pada ketentuan bobot SKS tiap mata kuliah yang berkisar antara 1-4 SKS.
  1. Jumlah SKS setiap semester pada program sarjana berkisar antara 7-23 SKS.
  1. Jumlah semester pada program sarjana studi sarjana (S-1), sebanyak 4 semester atau lebih, dengan SKS sebanyak 77 SKS, dengan rincian sebagai berikut:
    1. MKU, sebanyak 6 SKS, terdiri atas:
      1. Filsafat ilmu (2 SKS)
      2. Bahasa Inggris (2 SKS)
      3. Statistika (2 SKS)
      4. Bahasa Indonesia (0 SKS)
    2. MKD, sebanyak 46 SKS;
    3. MKK, sebanyak 19 SKS;
    4. MKP, sebanyak 2 SKS, terdiri atas:
      1. Pengabdian Kepada Masyarakat (1 SKS);
      2. Seminar sekolah (1 SKS);
      3. Bela diri Polri (0 SKS);
    5. Skripsi (4 SKS).