Jakarta, 05 Maret 2020

AKBP Benny Saragih Mendapat Gelar Doktor Ilmu Kepolisian


Wakapolri Komjen Pol Dr Gatot Eddy, M.Si. Menjadi penguji sidang terbuka Ilmu Kepolisian pada Kamis pukul 10.00 di Ruang Kuliah Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta (05/03/2020).

Perwira menengah AKBP Dr (C) Benny Saragih selaku teruji mendapat gelar Doktor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - PTIK, Jakarta.

Seperti disampaikan oleh AKBP Benny Saragih, Kamis (05/03/2020) Benny Saragih Mempertahankan Disertasinya yang Berjudul "Pemolisian Kontekstual Kolaboratif Dalam Menangani Konflik Antar Organisasi Kemasyarakatan"

Sidang terbuka promosi Doktor digelar Kamis Hari ini , 26 Maret di ruang Gedung Perkulihan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta. AKBP Benny Saragih mempertahankan disertasi di hadapan sembilan penguji diantaranya wakapolri dan ketua STIK lemdiklat Polri Irjen Pol Dr Aris Budiman, M.Si. Beliau juga sebagai Ketua Penguji Sidang Doktor Ilmu Kepolisian.

Kesimpulan dalam Disertasi ini yaitu konflik antara ormas akan terjadi apabila salah satu anggota Ormas (provokator), melakukan tindakan provokati (sumbu konflik ) yang menyulut amarah Ormas lainnya, dengan cara mengganggu identitas organisasi, kepentingan organisasi, dan organisasi itu sendiri (akar/ konteks konflik). Polrestabes Medan dalam menangani konflik antar Ormas tidak sesuai dengan perkap yang berlaku dan pemolisian kontekstual kolaboratif dapat dilakukan untuk menangani konflik antar organisasi kemasyaratkatan di kota medan dan sekitarnya, akan tetapi hal itu juga tergantung konteks yang terdapat wilayah lainnya.